6 (enam) langkah penting untuk menjaga kesehatan ibu setelah persalinan:
1. Istirahat yang cukup. Ibu dianjurkan untuk beristirahat sebanyak mungkin, misalnya tidur ketika bayi tidur. Istirahat yang cukup membantu tubuh memulihkan energi dan mendukung proses penyembuhan setelah persalinan.
2. Konsumsi makanan bergizi. Ibu perlu mengonsumsi makanan bergizi seimbang yang mengandung protein, vitamin, dan mineral, serta minum air putih yang cukup. Nutrisi yang baik membantu pemulihan tubuh dan mendukung produksi ASI.
3. Jaga kebersihan diri. Ibu dianjurkan menjaga kebersihan tubuh dan area kewanitaan, mengganti pembalut nifas secara teratur, serta mencuci tangan sebelum dan sesudah merawat bayi untuk membantu mencegah infeksi.
4. Rawat luka persalinan. Luka persalinan, baik luka jahitan perineum maupun luka operasi sesar, perlu dijaga kebersihan dan kekeringannya sesuai petunjuk tenaga kesehatan. Jika muncul kemerahan, pembengkakan, nyeri yang semakin berat, keluar nanah, atau demam, segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan.
5. Berikan ASI eksklusif. ASI merupakan sumber nutrisi utama bagi bayi. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama mendukung pertumbuhan dan perkembangan bayi serta membantu membangun kedekatan antara ibu dan anak.
6. Kontrol rutin ke fasilitas kesehatan. Ibu dianjurkan melakukan pemeriksaan pascapersalinan sesuai jadwal yang ditentukan tenaga kesehatan untuk memantau pemulihan ibu, mendeteksi komplikasi, dan memastikan kondisi bayi tetap sehat.